*Jelang HUT Bhayangkara ke - 80 Polres Rote Ndao Gelar Festival Hus Kuda Balaoli*

*Jelang HUT Bhayangkara ke - 80 Polres Rote Ndao Gelar Festival Hus Kuda Balaoli*

www.tribratanewsrotendao.com.Menyongsong Hari Ulang Tahun Polri atau HUT Bhayangkara ke - 80, Polres Rote Ndao menggelar kegiatan bertajuk merawat budaya kearifan lokal berupa Fertival Hus Kuda Balaoli. Sabtu (13/6/2026)

Hus Kuda merupakan Festival Kuda Hias dengan penunggang kuda disebut Manasaindala memakai pakaian adat Rote lengkap dengan Topi Ti'i Langga. 

Festival yang diikuti tidak kurang dari 300 ekor Kuda Hus melambangkan wujud syukur masyarakat Rote atas hasil panen pertanian mereka. Ada perpaduan menarik antara atraksi budaya dan sukacita masyarakat pasca panen yang dipenuhi nuansa kebersamaan dan rasa syukur dalam event ini.

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, S.ST., M.K.P. saat ditemui di lokasi acara mengatakan bahwa Festival Kuda Hus kali ini diprakarsai oleh warga masyarakat Balaoli Kecamatan Loaholu. 
"Senang sekali, ini Festival  budaya merawat kearifan lokal Kuda Hus dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke - 80, benar Kuda Hus kita pernah ciptakan Rekor Dunia MURI tahun 2023 lalu berupa Gelaran Upacara Hari Pahlawan dengan peserta Parade Kuda Hus lengkap dengan Manasaindala berjumlah 500 peserta," ujar Kapolres.

Acara yang digelar oleh Polres Rote Ndao berkolaborasi dengan Masyarakat merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis seni budaya dan pariwisata daerah.

"Ya, UMKM bergerak perekonomian jalan saat ribuan orang berkumpul menyaksikan Festival Kuda Hus yang kita gelar saat warga bersuka cita panen padi atau  jagung. Acara kita desain dan kolaborasikan dengan Tema HUT Bhayangkara sehingga  menjadi lebih atraktif, inovatif, kaya pesan pelestarian dan juga edukasi bagi generasi muda Rote Ndao," tambahnya.

*Dimeriahkan Dengan Aneka Atraksi Budaya*

Lebih dari sekedar perlombaan Kuda Hias, rangkaian acara Festival Hus Kuda terlihat meriah dengan atraksi penabuhan gong, silat kampung serta tarian tradisional Ja'i dan Kebalai. Ragam atraksi ini membuat pagelaran menjadi semakin semarak dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

“Yang harus kita sadari adalah  bahwa pelestarian budaya itu  menjadi tanggung jawab kita bersama. Momentum HUT Bhayangkara kita harapkan bisa membantu meningkatkan pariwisata Rote Ndao sebagai negeri terselatan NKRI yang kaya akan potensi seni budaya, tradisi luhur serta keunggulan destinasi wisatanya," tutup Kapolres.(TBN)