Polres Rote Ndao Gelar Apel Siaga Karhutla, Dilakukan Serentak Polda NTT

Pelaksanaan Apel Ini Untuk Mengetahui Kesiapsiagaan Personel dan Instansi Terkait Menghadapi Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan Jelang Musim Kemarau

Polres Rote Ndao Gelar Apel Siaga Karhutla, Dilakukan Serentak Polda NTT
Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.I K Sebagai Pemimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Jumat (14/08/2026)

ROTE.  Apel kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Polda NTT digelar serentak pada hari ini Jumat (14/08), Pelaksanaan apel gelar pasukan diwilayah hukum Polres Rote Ndao dipimpin langsung oleh Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K bertempat di lapangan apel Bhayangkara Polres Rote Ndao. Jumat (14/08/2026).

Hadir dalam pelaksanaan apel kesiapsiagaan Karhutla hari ini diantaranya Bupati Rote Ndao yang diwakili oleh Plh Sekda Kabupaten Rote Ndao Daniel W Nalle, S.PT, Dandim 1627 Rote Ndao Letkol Kav. Kurnia S Wicaksono, S.H, Danlanal Pulau Rote Letkol Laut (P) Gigis Windhu T, M.Tr. Opsla, Wakapolresrotendao KOMPOL I Wayan Sunartha,S.E, Danki Brimob Kompi III Batalyon A Pelopor Polda NTT IPTU I Putu Budiasa,S.H dan sejumlah pejabat Forkompimda Rote Ndao.  

Peserta upacara terdiri dari Satu regu TNI AD, Satu Regu TNI AL, Satu Regu Brimob Kompi III Batalyon A Pelopor Polda NTT, Satu Regu Satuan Lalu Lintas Polres Rote Ndao, Satu regu personel Dalmas Satuan Samapta, Satu regu personel Bhabinkamtibmas, Satu regu personel gabungan staf, Satu regu Reskrim dan Intelkam, Satu Regu Basarnas, Satu Regu Pemadam kebakaran bersama Pol PP dan Satu regu Polhut.

Kabag Ren Polres Rote Ndao AKP Frits Y Letik bertindak sebagai perwira upacara dan Kapolsek Rote Selatan IPDA Andi D E Salatan sebagai Komandan Upacara.

Amanat Kapolda NTT IRJEN POL Dr Rudi Darmoko, S.I.K.,M.Si dibacakan oleh Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K. Dalam amanatnya, Kapolda NTT mengajak seluruh personel dan peserta upacara untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunianya pada hari ini kita masih dapat melaksanakan apel kesiapsiagaan dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan(Karhutla) Polda NTT Tahun 2026 dalam keadaan sehat.

"Apel ini bukan sekedar  kegiatan seremonial tetapi merupakan momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, strategi, serta koordinasi dalam menghadapi potensi Karhutla diwilayah Nusa Tenggara Timur" 

"Kondisi geografis NTT dengan musim kemarau yang cukup panjang serta luasnya lahan kering menjadikan Karhutla sebagai ancaman yang harus dintisipasi secara serius. Dampak karhutla bukan hanya kerusakan hutan dan lahan, Tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, perekonomian, transportasi sera kelestarian lingkungan.

"Penanganan Karhutla harus menyedepankan pencegahan dan deteksi dini. Lebih baik mencegah daripada harus memadamkan kebakaran yang sudah meluas"

Dalam menghadapi karhutla 2026, Seluruh jajaran Polda NTT diharapkan dapat melaksanakan beberapa langkah langkah strategis diantaranya tingkatkan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan karhutla serta lakukan pemantauan secara berkelanjutan terhadap potensi titik api, perkuat upaya preemtif dan preventif melalui edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, Optimalkan Bhabinkamtibmas hingga tingkat Desa dan kelurahan, Perkuat sinergitas lintas sektoral antara TNI Polri, Pemerintah Daerah, BPBD, Pemadam Kebakaran dan Instansi terkait, Pastikan kesiapan personel dan sarana prasarana terutama kendaraan operasional, alat pemadam, komunikasi, perlengkapan keselamatan dan dukungan logistik, Lakukan penegakan hukum secara tegas,profesional,proporsional,transparan dan berkeadilan terhadap setiap perbuatan yang dengan sengaja atau karena kelalaian menyebabkan Karhutla.

"Bangun komunikasi dan kesiapsiagaan diwilayah masing masing dan bangun system komunikasi serta pelaporan yang cepar, akurat dan berjenjang. Lakukan tugas dengan penuh tanggungjawab, utamakan keselamatan,perkuat koordinasi dan sinergitas serta jangan pernah menganggap remeh setiap potensi Karhutla"

Dengan solidaritas TNI Polri, Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder serta dukungan masyarakat, Kita mampu mencegah dan mengendalikan Karhutla di Nusa Tenggara Timur yang kita cintai" tutur AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K mengakhiri amanat Kapolda NTT. (BDN_23)