Peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026, Polres Rote Ndao Gelar Upacara Bendera di Lapangan Bhayangkara

Peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026, Polres Rote Ndao Gelar Upacara Bendera di Lapangan Bhayangkara
Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K. saat menjadi Inspektur Upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 20206, di Lapangan Bhayangkara Mapolres Rote Ndao, Rabu (28/10).

www.tribratanewsrotendao.com – Rote, Dalam suasana penuh semangat kebangsaan, Kepolisian Resor Rote Ndao menggelar Upacara Bendera yang bertempat di Lapangan Bhayangkara Mapolres Rote Ndao, pagi ini Rabu (28/10/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K. selaku Inspektur Upacara dan diikuti oleh para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, seluruh personel Polres, ASN, dan perwakilan anggota Polsek jajaran Polres Rote Ndao.

Dengan bertindak selaku Perwira Upacara Kabag SDM Polres Rote Ndao AKP Derven Fangidae dengan Komandan Upacara Paur Subbagbinops Bagops IPDA Maximus L. Lona, S.H.

Suasana penuh semangat nasionalisme tergambar ketika bendera Merah Putih dikibarkan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Momen sakral juga tersirat saat Inspektur Upacara membacakan teks Pancasila dan diikuti oleh seluruh peserta yang menggema di Lapangan Bhayangkara.

Dalam amanatnya, Kapolres membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mengatakan bahwa para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Karenanya, ada beberapah hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa.

“Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan. Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan,” ucap Kapolres.

Sebagai Bhayangkara negara, kita adalah representasi pemuda Indonesia yang memilih jalan pengabdian. Sumpah pemuda harus kita terjemahkan ke dalam sumpah Tribrata dan Catur Prasetya yang setiap hari kita ucapkan, imbuhnya.

Di akhir amanatnya, Kapolri memberikan penekanan kepada seluruh personel Polri di seluruh jajaran Republik Indonesia, diantaranya :

  1. Teguhkan netralitas dan jaga persatuan. Tahun 2026 adalah tahun konsolidasi demokrasi pasca pemilu. Tantangan hoaks, ujaran kebencian, dan polarisasi di media sosial masih tinggi. Polri harus menjadi perekat, bukan pemecah. Jaga netralitas, jangan terlibat politik praktis, dan jadilah penyejuk di tengah masyarakat.
  2. Hadapi kejahatan era digital dengan profesional. Musuh pemuda hari ini bukan lagi penjajah bersenjata, tapi judi online, pinjol ilegal, narkoba, tppo, dan kejahatan siber yang merusak masa depan generasi muda. Saya minta seluruh personel meningkatkan kemampuan, literasi digital, dan penegakan hukum yang humanis namun tegas.
  3. Tampilkan polri yang dicintai pemuda. Tugas kita adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dekati pemuda, rangkul komunitas pemuda, karang taruna, mahasiswa, dan pelajar. Laksanakan patroli dialogis,  penyuluhan, dan pembinaan. Jangan alergi kritik. Tunjukkan polri yang presisi - prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Momentum Sumpah Pemuda tahun ini menjadi penegasan bahwa semangat persatuan, perjuangan, dan cinta tanah air tetap hidup di hati setiap generasi muda yang sejalan untuk pembangunan Indonesia Raya yang kuat, adil dan Makmur. (H’rnd)