Lomba Tiga Pilar Kamtibmas Jelang Hari Bhayangkara ke 80, Upaya Polres Rote Ndao Untuk Melakukan Evaluasi Tugas Bhabinkamtibmas
Tiga Pilar Kamtibmas Merupakan Bentuk Pendekatan dan Upaya Polri Dalam Menjaga Kemitraan Dengan Unsur Terkait
ROTE. Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Rote Ndao terus memperkuat strategi dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang mengedepankan kolaborasi dengan seluruh aparat pemerintah Desa dan Unsur Terkait melalui penyelenggaraan Lomba Tiga Pilar Kamtibmas. Kamis (25/06/2026).
Membangun kemitraan atau kerjasama menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat sinergi melalui peran Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, tokoh masyarakat, satuan pengamanan, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.
Dalam lomba Tiga Pilar Kamtibmas sejumlah kriteria diterapkan untuk menjaring siapa Bhabinkamtibmas yang layak untuk dijadikan rule model pendekatan Polri yang humanis serta dapat membangun kerjasama dengan seluruh unsur pemerintahan ditingkat Desa.
Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K.P menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke 80, melainkan instrumen evaluasi sekaligus penguatan kapasitas para pelaksana fungsi pembinaan kamtibmas di tingkat akar rumput.
“Masing masing wilayah dengan karakteristik sosial yang majemuk serta potensi gangguan keamanan yang berbeda. Karena itu, Polri terus memperkuat peran Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, tokoh masyarakat, Babinsa dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan serta mencegah potensi konflik sejak dini,” ungkap Kapolres
Dalam setiap evaluasi pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas salah satu penekanan yang disampaikan kepada seluruh Bhabinkamtibmas adalah bagaimana cara seorang Bhabinkamtibmas mampu menjadi pelopor dalam membangun komunikasi yang baik dengan seluruh eleman masyarakat yang ada untuk menekan potensi kejahatan konvensional ditengah mobilitas masyarakat yang terus meningkat dan majemuk seperti saat ini"
Karena kamtibmas yang kondusif tidak hanya bergantung pada Peran Polri, tetapi juga ditentukan oleh kuatnya kolaborasi dan partisipasi masyarakat dalam mendeteksi, mencegah, serta menyelesaikan berbagai persoalan sosial secara cepat dan tepat" jelas Kapolres.
“Melalui lomba ini kami ingin mengukur sekaligus mendorong lahirnya terobosan kreatif yang dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas dalam pemeliharaan kamtibmas. Semangat yang ingin ditanamkan adalah memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui kemitraan yang solid sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” tambah Kapolres
Untuk menjamin objektivitas penilaian, Panitia melakukan monitoring terhadap seluruh kinerja Bhabinkamtibmas dan mengambil testimoni dari elemen masyarakat yang ada untuk kepentingan penilaian panitia sesuai kriteria yang ada.
“Berangkat dari komitmen bahwa Keamanan adalah tanggung jawab bersama dan Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Kami harapkan siapapun pemenangnya dapat menjadi contoh bagi Bhabikamtibmas lainnya. Hal ini sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 yaitu Polri untuk masyarakat dimana dengan kehadiran Polri melalui kegiatan kepolisian termasuk terobosan kreatif yang dilakukan dapat berdampak positif bagi masyarakat".
Melalui penguatan Tiga Pilar Kamtibmas, diharapkan dapat terbangun sistem keamanan berbasis masyarakat yang semakin tangguh, adaptif, dan mampu mendukung terciptanya stabilitas kamtibmas diwilayah hukum Polres Rote Ndao" terang AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K.P. (BDN_23)


