Bhayangkari Cabang Rote Ndao Gelar Doa Bersama Bagi Korban Bencana di Flores
Kegiatan Doa Bersama Ini Sebagai Bentuk Solidaritas Bagi Warga Terdampak Bencana di Flores
ROTE. Pasca gempa 7,7 SR yang terjadi di Pulau Flores, Polri terus hadir untuk memberikan bantuan dan membuka akses bagi daerah yang terisolir bersama warga setempat dan stakeholder berwenang untuk membantu masyarakat terdampak. Seluruh Polres jajaran Polda NTT membuka Posko untuk membantu menyalurkan bantuan bagi masyarakat Flores termasuk Polres Rote Ndao. Rabu (19/08/2026).
Sebagai bentuk solidaritas bagi korban bencana di Flores, Pengurus Bhayangkari Cabang Rote Ndao menggelar Doa bersama lintas agama yang digelar di Aula Wirasatya Polres Rote Ndao yang dikuti oleh seluruh Bhayangkari.
Doa lintas agama dipimpin oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Rote Ndao Pdt Mariana J J B Nalle- Sirah, S.Th, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Rote Ndao Ahmad Kiah, Kasat Narkoba Polres Rote Ndao IPTU I Komang Suita mewakili umat Hindu dan mewakili umat Katolik dipimpin oleh Diakon Fransiskus Nolfis.

Inisiasi Doa Bersama ini dilakukan oleh Ketua Bhayangkari Cabang Rote Ndao Ny. Ratih Henry, Tergerak dengan kondisi masyarakat di Pulau Flores pasca gempa bumi pada sabtu (15/08) lalu.
Ini merupakan bentuk solidaritas Bhayangkari Rote Ndao untuk memohon keselamatan, kekuatan dan ketabahan bagi seluruh masayarakat pulau flores, Disamping itu juga dilakukan penggalangan dana untuk membantu warga terdampak terutama kebutuhan sehari hari.
Kita Saling bergandengan tangan untuk saling menguatkan demi kebangkitan flores" ujar Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K. (BDN_23)


